Sabtu

Finding reality

Namaku Ivon,umurku 17 tahun.
Kata keluarga dan teman-teman,aku adalah seorang gadis yang menyenangkan,periang tapi juga sensitif,perpaduan sifat yang aneh.Bagaimana juga seorang yang periang dikatakan sensitif.o,iya satu lagi katanya aku selalu hidup di dunia khayal.Waduh ini semakin membuat bingung, maksudnya aku ini hidup di negri para peri gitu?..ih ,kok ya serem amat..atau malah enak kali ya? mungkin saja aku bisa bertemu dan kemudian menikah dengan seorang pangeran yang gagah dan tampan seperti yang selalu ada di cerita dongeng,menakjubkan.Tapi kalau ketemu sama nenek sihir dan aku disihir menjadi si buruk rupa selamanya,gimana?..ih,gak mau ah.Mending aku balik lagi saja ke dunia nyata,dunia tempat seharusnya aku berada.Bener,swear aku memang mau balik kok.

'Von,kamu serius?,kamu gak sedang bercanda kan?'suara 'V' membuyarkan lamunanku,'yup,aku serius',jawabku,'kita sudah lama berpacaran,sweety,sudah hampir setahun,masa kamu tega memutuskan aku begitu aja sih?,tanpa alasan yang jelas?',suara V mulai berubah nada,antara kecewa dan bingung.'aku sudah punya pacar lagi yang lebih cakep dan baik daripada kamu,itu alasannya,puas kamu?'kataku cuek,udah deh lupakan aku,lagian banyak kok cewek diluar sana yang lebih cantik,pasti kamu dapat penggantiku yang lebih baik','uh,okelah kalau itu memang maumu',V terlihat sedih,beneran sedih atau pura-pura aku gak tahu.

'Von,kamu sudah gila ya?'mira sahabatku yang paling bawel mulai sok mnceramahiku.'dulu kamu yang begitu ngotot ngejar-ngejar V,katamu seru deh kalau mendapatkan cowok yang selalu acuh pada kita,acuh banget dan gak pedulian,tapi sekarang setelah kamu dapatkan dia dengan susah payah,eh kamu gampang aja mutusin dia?,'V' itu cinta mati tau sama kamu',emang bener ya kata 'V' kamu udah punya cowok lagi?,kok aku gak di kasih tahu?,von,jawab doooong'!!,'dasar bawel,gimana aku mau jawab kalau kamu nyerocos terus kaya gitu,gini,'V' itu sekarang buatku udah gak menantang lagi.biasa aja,udah gak seru pokoknya,aku mau cari 'V' yang lain saja,jawabku santai,'eh,bantu aku berburu cowok 'V' lagi ya,mir,'duh,bener-bener cewek aneh kamu,cowok seperti itu kan susah banget,mana ada sih cowok yang bisa acuh kelamaan sama kamu,kamu tuh cewek menarik von,manis,periang dan selalu peduli sama teman,bagaimana mungkin ada cowok yang tidak tertarik?,'mangkanya aku mau cari cowok yang seperti 'V',yang gak gampangan,udah ah pulang yuk,gak usah di bahas lagi,capek,aku menutup obrolanku dengan mira,bosan.

Inilah aku.
Masa kecil yang kulalui sangat tidak menyenangkan,yaitu selalu menjadi anak yang penurut,baik hati bahkan terkadang sangat tidak percaya diri,cengeng,sakit2an,dan sifat lainnya yang membuatku tergantung sekali kepada kedua orang tuaku.Itulah mengapa pada saat orang tuaku mulai ada masalah,aku pun ikut goyah bersama mereka,ikut jatuh sehingga hilang sudah akal sehatku,kuturuti selalu kata hatiku mulai saat itu dan ini menjadi bumerang buatku dan membuatku menjadi lebih tersungkur,slalu menangis dan tidak berbuat apa-apa untuk memperbaiki keadaanku,hanya emosi yang ada di hatiku yang selalu aku jadikan pegangan,ini membuatku hanya bisa bersikap pasrah dan menyerah kalah.

Tetapi kini aku sudah menjadi gadis remaja,aku tidak mau kenangan pahit itu selalu mengikutiku,aku harus mampu berdiri di kakiku sendiri dan menyembunyikan hatiku untuk sementara,aku akan menjelma dan memakai topeng orang jahat,yang sifatnya berbeda sekali denganku.Inilah yang membuatku menjadi seorang yang kadang selalu berpura-pura,sering berbohong,membual dan belagak perhatian,kutipu semua teman bahkan sahabatku sendiri.Dan seperti yang sudah ada di awal cerita,aku suka sekali mencari pacar dengan sifat seperti 'V',cuek,angkuh,tidak banyak bicara tapi tetap mempunyai pesona saat pertama kali terlihat,hatiku selalu bergetar setiap kali bertemu dengan tipe cowok yang seperti ini.membuatku penasaran,aku pasti akan cepat-cepat mencari cara untuk mendekatinya dan berusaha menjadi pacarnya.menarik kan?

Tapi entah kenapa setelah berhasil menjadikan semua cowok 'V' itu pacarku,sifat mereka menjadi berbeda sekali.mereka jadi lebih perhatian padaku,tidak lagi acuh,awalnya aku mengira ini karena posisiku adalah pacar,wajar kalau aku mendapatkan perhatian lebih dari mereka,betul kan?.Tapi justru ini yang membuatku menjadi bosan dan mulai iseng mencari pengganti lain,sudah tidak menarik lagi buatku,tidak menantang lagi.

Sudah empat cowok 'V' yang menyambangi dan menemani hari-hariku,walau terakhir mereka membosankan tapi awalnya tetap menyenangkan.masing-masing mempunyai kenangan tersendiri buatku.

Sampai pada akhirnya aku menyerah.dan memutuskan untuk mengikat cowok'V'terakhir untuk kujadikan teman dalam sisa perjalanan hidupku,setengah hati awalnya,banyak juga teman yang mengolokku,'kamu yakin von?',mira yang paling duluan nyerobot ribut.ini bukan permainan loh.','sip,doakan aja ya'jawabku sekenanya,gak terlalu peduli saat itu.

'Hahahaha'..,aku tertawa sekarang,ternyata mira benar,ada 'V' yang lain lagi.'uh,menyenangkan'..membuat hidupku yang mulai bosan kembali lagi menjadi bersemangat dan..'tut,tut,hp berbunyi,'von,kamu..',suara mira diseberang telpon,'hahahahha,jawabku,tenang mir,kali ini aku akan baik-baik saja,percayalah',jawabku cepat,'eh,iya doakan saja ya',tambahku lagi,'awas ya kalau kamu macam-macam lagi','siap',jawabku sambil menutup telpon.

Malam ini aku tersenyum membayangkan pembicaraanku dengan mira barusan,keluar ah,lihat bintang,barangkali ada satu yang sinarnya terang,aku ingin minta pengharapan,'aha',seperti di negri dongeng,pikirku tersipu,'siapa tahu bertemu dengan pangeran pujaanku'.

Tidak ada komentar: