adakah malam bisa menyatukan diriku dengannya ?
atau biarkan angin malam menyebut namanya
atau mungkin suara derak pohon bambu di samping kamarku
sebagai ganti pesona tubuhnya
karena sama saja bagiku
melihatnya atau menatap purnama
penyangkalanku atasnya
hanya menyiratkan gundah
jujur kuakui...
Rabu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar